Saat Menstruasi, Kontaminasi Mikroorganisme Semakin Tinggi

Tahukan anda bahwa Saat Menstruasi, Kontaminasi Mikroorganisme Semakin Tinggi ? nah untuk kalian yang ingin tahu informasi slengkapnya bisa anda simak disini karena kali ini saya akan mengulas informasi tersebut secara singkat dan jelas. mari langsung saja kita simak ulasan selengkapnya.

Untuk mempermudah aktifitas sehari-hari, kesehatan jadi sangat utama untuk setiap perempuan. lebih-lebih, masa menstruasi yaitu waktu sensitif yg dilalui oleh seluruhnya perempuan. Pada disaat menstruasi, jumlah kuman di daerah kewanitaan bertambah lantaran meningginya tingkat keasaman pH yg terkait dgn darah yg dikeluarkan.

Spesial kedokteran obstetric & ginekologi, Dr Liva Wijaya Spog, menyampaikan, dgn keadaan begitu, bisa saja adanya kontaminasi kuman jadi makin tinggi & sanggup berakibat pada vaginitas yg mempunyai gejala seperti gatal, rasa terbakar, iritasi, bau tak sedap & keputihan.

Baca Juga : Menstruasi Awal Remaja Putri Makin Cepat

“Selain jumlah kuman tidak baik yg bertambah, terhadap disaat menstruasi, lendir pembatas di leher rahim menghilang maka bakteri-bakteri yg berada di area vagina bawah sanggup membuka daerah leher rahim,” kata Dr Liva Wijaya, dalam peluang Media Workshop di Jakarta, Kamis (6/10).

Berdasarkan penelitian, lanjut beliau, mayoritas perempuan dgn keadaan tuba fallopi normal mampu mengalami siklus menstruasi dua arah (retrograde menstruation). Siklus dua arah berjalan dikala sel darah & jaringan yg selayaknya terlalaikan ke vagina pula mengalir ke arah leher rahim & serta tuba falopi.

“Kondisi ini mengijinkan kontaminasi mikroorganisme yg makin tinggi lantaran adanya falsafah dari atas ke bawah & malahan maka penyebaran mikroorganisme jadi makin tinggi diwaktu menstruasi,” jelasnya.

Hal ini, lanjut dirinya, jadi salah satu penyebab sejumlah ditemukan kasus di mana luka saluran kemih/kelamin berjalan sesudah masa menstruasi. “Oleh dikarenakan itu, jadi utama buat para perempuan bagi membersihkan daerah kewanitaannya dgn lebih seksama terhadap dikala menstruasi bersama menjaga kebersihan & kelembapan di daerah kewanitaan,” tambahnya.

Educator and Trainer Mundipharma, Merry Sulastri, menuturkan, salah satu pembersih yg terbukti bisa mengurangi jumlah kuman jelek sekaligus mengembalikan keadaan flora bibit penyakit alami kepada daerah kewanitaan ialah Povidone – Iodine3.

“Betadine Feminine Hygiene yg mengandung Povidone-Iodine 10 % yaitu salah satu solusi yg sudah terbukti dengan cara medis dalam menjaga kebersihan kewanitaan kala risiko bengkak meningkat termasuk juga sewaktu masa menstruasi,” paparnya.

Povidone-Iodine, kata Merry, terbukti mempunyai kebolehan dgn spektrum terluas dalam mengatasi beragam tipe bibit penyakit jelek, virus, jamur & protozoa yg mengarang infeksi.

“Kami merekomendasikan pemakaian Betadine Feminine Hygiene ketika dibutuhkannya perhatian kusus pada daerah kewanitaan seperti waktu masa menstruasi atau waktu berjalan abses di daerah kewanitaan,” imbuhnya.

Sekian yang dapat saya sampaikan tentang kesehatan ,semoga bermanfaat bagikamu dan keluarga. buat artikel kesehatan yg lainya anda dapat cepatmenyimaknya di obat menstruasi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *